Showing posts with label Paphiopedilum. Show all posts
Showing posts with label Paphiopedilum. Show all posts

Saturday, June 21, 2014

Paphiopedilum glaucophyllum

Anggrek berikut merupakan salah satu jenis anggrek yang mulai ku sukai.
Termasuk ke dalam jenis anggrek Paphiopedilum spesies.




Paphiopedilum glaucophyllum


Nama lainnya adalah The Shiney Green Leaf Paphiopedilum atau Tropical Ladys-Slipper.
Asal paphio spesies ini dari daerah Jawa Timur dan Jawa Barat, juga terdapat di Sumatera.

Ukuran bunga termasuk besar sekitar 8-11 cm.
Warna sepal bagian atas hijau dengan garis-garus tipis berwarna ungu.
Bagian petal lebih kurus panjang dan berbentuk melintir, terdapat bercak-bercak berwarna ungu dan juga memiliki rambut-rambut di ujungnya.
Bagian pangkal labellum berwarna putih, kemudian warnanya berubah menjadi pink keunguan dengan titik-titik kecil berwarna ungu.

Paphio ini mirip dengan Paphiopedilum liemianum yang berasal dari Sumatera, perbedaannya terdapat pada bagian daun.
Daun Paphiopedilum glaucophyllum berwarna hijau pekat dan mengkilat, sedangkan liemianum daunnya hijau dengan bercak-bercak berwarna putih.

Jenis anggrek paphio biasanya menyukai kelembaban yang tinggi dengan intensitas cahaya matahari yang sedikit saja.



Wednesday, June 18, 2014

Paphiopedilum godefroyae

Salam anggrek!

Mohon maaf karena sudah lama tidak posting di blog ini, dikarenakan rumahku sedang di renovasi untuk membuat tempat buat anggrek-anggrek koleksiku dan juga sebagian untuk dijual.

Hari ini aku ingin membahas mengenai anggrek genera Paphiopedilum atau biasa disingkat dengan anggrek Paphio. Salah satunya yang aku punya adalah Paphiopedilum godefroyae.




Paphiopedilum godefroyae


Merupakan jenis Paphio yang berasal dari Asia Tenggara, misal di Thailand, Malaysia dan juga Vietnam.

Ukuran bunganya standar untuk jenis Paphio sekitar 5-7 cm.
Warna dasar bunga putih dengan bercak-bercak berwarna merah tua di sepanjang sepal dan petalnya.
Kantungnya berwarna putih bersih dan di bagian tengah memiliki bintik berwarna hijau.

Biasanya anggrek Paphio menyukai kelembaban yang tinggi dan juga sedikit sinar matahari, namun anggrek Paphio satu ini menyukai lebih banyak sinar matahari.

Aku memakai akar kadaka sebagai media. Kelembaban sebaiknya dijaga agar akarnya tidak kering dan menyebabkan tanamannya mati.