Showing posts with label Coelogyne. Show all posts
Showing posts with label Coelogyne. Show all posts

Wednesday, July 8, 2020

Coelogyne pandurata

It's an endemic from Central of Kalimantan island.
The flowers are pale green with an exotic black lip. So very fragrant flowers.
Here is the video on my YouTube channel
Coelogyne pandurata







Coelogyne pandurata

Anggrek maskot dari pulau Kalimantan Tengah. Kelopak bunga besar, memiliki warna hijau muda dan bagian lidah yang eksotis berwarna hitam. Bunga haruuuuum!
Di dalam video banyak informasi lainnya tentang anggrek ini. Jadi silakan dinikmati videonya.


Tuesday, February 18, 2014

Coelogyne fimbriata

Coelogyne berikut ini adalah merupakan salah satu anggrek spesies yang berasal dari hutan di Thailand, Malaysia dan sebagainya.
Bunganya lebih kecil dibandingkan dengan ukuran bunga Coelogyne lainnya.




Coelogyne fimbriata


Aku menaruhnya di pohon mangga. Ku ikat dan kuberi sedikit sabut kelapa.
Dia tumbuh dengan subur dan pada saat berbunga dapat memberikan beberapa kuntum bunga.

Bisa juga ditanam di pot gerabah atau pot plastik.
Hanya saja bulb nya yang kecil dan rimbun membuatku kesulitan untuk menatanya di dalam pot. Jadinya lebih baik ku tempel di batang pohon mangga yang masih hidup.Atau jika masih ingin menanamnya di dalam pot, hendaknya potnya digantung agar akar yang keluar dari pot tidak menempel di tanah atau mengganggu tanaman lain di dekatnya.

Karena menempel di dahan pohon, cahaya yang diterima oleh anggrek ini tidak begitu banyak.
Airnya juga tergantung dari curah hujan. Karena itu terkadang ku siram agar tidak kekeringan.

Wednesday, February 12, 2014

Coelogyne verrucosa

Merupakan spesies asli dari hutan di pulau Borneo (Kalimantan).
Ukuran bunga kurang lebih 7 cm. Berwarna hijau dengan lidah cokelat bergerigi dan di atasnya seperti ada bintil-bintil berwarna putih.
Tangkai bunganya panjang dan berisikan lebih dari 5 kuntum bunga, tergantung dari besar-kecilnya tanaman.




Coelogyne verrucosa


Daunnya lebih panjang dan lebar jika dibandingkan dengan jenis Coelogyne lain.
Calon bunga atau tunas akan tumbuh di dekat akar. Karena itu sebaiknya akar jangan terlalu terbenam oleh media.

Tumbuhnya epifit menempel di pohon, jadi baik jika ditanam di batang kayu.
Bisa juga ditanam di dalam pot dengan media arang kemudian pot nya digantung.
Letakkan pot nya di tempat yang tidak terlalu banyak sinar matahari.
Bisa digantung langsung di bawah pohon atau di bawah naungan paranet.

Penyiraman dapat dilakukan dengan memperhatikan media, jika sudah kering maka sudah saatnya untuk disiram.
Jika terlalu basah terus menerus dikhawatirkan pohonnya akan busuk.

Tuesday, February 11, 2014

Coelogyne pandurata - Si Anggrek Hitam

Banyak orang yang mengira jika Si Anggrek Hitam alias Coelogyne pandurata merupakan anggrek yang berwarna hitam legam.
Tapi mereka kaget ketika mengetahui bentuk aslinya seperti berikut ini :




Coelogyne pandurata 


Iya, hanya sedikit bagian lidahnya saja dari bunga ini yang berwarna hitam. Bagian bunga anggrek lainnya berwarna hijau.

Anggrek ini merupakan anggrek spesies dari hutan di pulau Borneo (Kalimantan). Ada juga di Sumatera, negara lain seperti Malaysia dan bahkan Filipina.
Seperti kerabatnya Coelogyne rochussenii, anggrek ini bagus jika diletakkan secara digantung karena tangkai bunganya yang menjulur memanjang. Semakin subur dan rimbun tanamannya, maka semakin panjang dan banyak pula tangkai bunganya serta bunga yang dihasilkan.

Berbau harum tetapi sayang bunganya tidak tahan lama.
Lebih menyukai sinar matahari yang tidak terlalu banyak dan kelembapan yang cukup tinggi.
Jadi letakkan anggrek ini di bawah paranet atau jika tidak letakkan di bawah naungan, misal di bawah rindangnya pohon atau atap.
Tapi jangan lupa, tetap usahakan agar anggrek ini mendapatkan sinar matahari pagi agar dia memiliki energi untuk berbunga.

Bunganya biasanya muncul dari dalam tanah di dekat bulb baru. Jadi jika muncul sebuah batang baru, kita tidak tahu pasti apakah itu tunas baru (anakan) atau calon bunga. Semakin besar maka barulah akan kelihatan apakah itu tunas baru atau bunga.
Jangan lupa juga untuk memberinya pupuk. Sama seperti manusia, tanaman juga harus diberi pupuk agar sehat, bulbnya besar dan dapat memberikan bunga yang banyak.

Coelogyne rochussenii

Anggrek Coelogyne merupakan salah satu jenis anggrek spesies yang berasal dari hutan-hutan di Borneo (Kalimantan), Jawa, Sumatera dan bahkan diluar negeri, misalnya di Filipina.

Kali ini mari kita membahas anggrek Coelogyne rochussenii.




Coelogyne rochussenii



Bunganya berbau harum, tangkai bunga panjangnya bisa mencapai 1 meter! Jika tanaman sudah dewasa dan rimbun, bisa memiliki sekaligus banyak tangkai bunga.. Kebayang kan ramai dan harumnya!
Karenanya baik jika diletakkan di keranjang atau pot yang digantung.

Coelogyne rochussenii punyaku belum terlalu rimbun, jadi ketika berbunga hanya 1-2 tangkai, tapi lumayan lah... yang penting punyaku subur dan bisa memberikan bunganya yang indah untuk ku nikmati.

Tanaman anggrek ini menyukai suhu dan cahaya matahari yang sedang-sedang saja.
Jika terlalu lembap maka bulb nya akan busuk. Jika terlalu panas maka daunnya akan gosong terbakar matahari.
Seperti di habitat aslinya tanaman ini menempel di dahan-dahan pohon yang rindang. Media yang digunakan sebaiknya poros alias tidak terlalu banyak menyimpan air. Bisa juga diletakkan di pot plastik atau gerabah dengan media kulit pohon pinus atau potongan sabut kelapa.